3 Makanan yang Ternyata Berbahaya Bagi Bumi dan Penggantinya

Perubahan cuaca dan iklim yang terjadi dengan ekstrem mengakibatkan kerusakan parah saat ada badai. Misalnya saja yang terjadi di Texas, Florida, dan Karibia pada tahun 2017 yang hancur porak poranda terkena efek badai Harvey, Irma, dan Maria. Inilah yang membuat sebagian orang kembali berfokus pada perubahan iklim beserta penyebabnya.

Diambil dari livestrong.com, ternyata apa saja yang kita makan juga memiliki pengaruh terhadap lingkungan yang besar. Kemungkinan beberapa makanan yang kita makan menciptakan emisi gas efek rumah kaca yang bisa berkontribusi pada perubahan ikli di bumi. Makanan apa saja ya yang ternyata berbahaya bagi bumi?

1. Domba

Daging domba disebut- sebagai bahan pangan yang paling berbahaya di dunia menurut Environmental Working Group. Daging dari domba dinilai sebagai bahan makanan yang paling buruk dalam menghasilkan emisi gas rumah kaca. Domba sendiri ada binatang yang sangat berangin dan memiliki karbon yang lebih tinggi 50 persen dari daging sapi.

Sebenarnya daging merah memang mengandung gas emisi. Untuk menggantinya, kamu bisa mengurangi porsi daging dan meningkatkan porsi sayuran. Selain itu, kamu juga bisa menggantinya dengan daging paha ayam organik yang dianggap lebih sehat.

2. Daging Sapi

Ketika kita bicara tentang protein dan kalori, daging sapi adalah salah satu sumber makanan yang paling tidak efisien. Menurut penelitian World Resources Institute, daging sapi dapat memproduksi 20 kali lebih banyak gas rumah kaca daripada kacang. Gas metana yang terdapat pada daging sapi juga disebut 23 kali lebih memanaskan karbon dioksida.

Tapi kamu tidak perlu benar-benar berhenti mengkonsumsi daging sapi. Melainkan cukup mengurangi saja dan menggantinya dengan daging sapi yang diberi makan dengan makanan organik. Atau bisa juga menggantinya dengan bahan pangan seperti jamur portobello.

3. Keju

Keju adalah makanan dengan karbon padat. Makanan olahan susu masuk ke dalam daftar yang menghasilkan polusi seperti halnya daging. Ini lah yang membuat keju sebagai bahan pangan ketiga yang memiliki dampak lingkungan terburu di dunia.

Sebagai alternatif, kamu bisa mengganti keju dari yang terbuat dari susu menjadi yang terbuat dari kacang atau hummus yaitu makanan yang terbuat dari kacang chickpea dan saus tahini.