6 Makanan Berbahaya yang Ternyata Aman Bagi Tubuh

Terkadang kita menolak suatu makanan yang kita anggap berbahaya tanpa kita selidiki lebih dalam apakah hal tersebut benar atau hanya mitos belaka. Entah karena kita sedang menjalani diet yang ketat atau mengejar program hidup sehat.

Namun rupanya, dokter tidak menyarankan kita untuk melakukan hal tersebut. Karena tidak semua makanan yang kita anggap berbahaya, ternyata tidak berbahaya asalkan dikonsumsi dengan porsi yang tepat. Berikut ini enam makanan yang kita anggap berbahaya padahal tidak.

1. Kentang goreng
Dahulu seorang ahli gizi pernah menyebut kentang goreng adalah makanan yang lezat namun berbahaya. Tapi penelitan yang terbaru tidak selalu menemukan hal tersebut. Di dalam kentang goreng terdapat yodium, vitamin B, fosfor, asam folat dan sedikit vitamin C. Kandangan nutrisi dalam kentang goreng ini berguna untuk memperbaiki sistem pencernaan dan memperkuat kekebalan tubuh.

2. Es Krim
Biasanya orang-orang yang ingin atau sedang melakukan diet menghindari es krim. Padahal jika es krim dikonsumsi secukupnya, es krim mengandung kalsium dalam susu yang membantu membakar lemak. Ini sangat baik bagi ibu hamil dan ibu yang sedang menyusui. Susu es krim juga mengandung banyak vitamin dan mineral. Tapi kamu harus menghindari es krim yang menggunakan bahan pewarna dan zat aditif makanan ya.

3. Pop Corn
Makanan ini adalah teman setia para penggila film. Hormon Insulin mu akan coba dinormalkan oleh tubuh ketika mengonsumsi pop corn. Di dalam pop corn juga terkandung antioksidan yang sangat banyak.

4. Cokelat
Selain es krim, seseorang yang sedang melakukan diet biasanya menghindari makanan manis ini. Cokelat yang asli mengandung polifenol yang berfungsi memperbaiki sirkulasi darah dalam tubuh. Cokelat juga dapat menjaga kulitmu agar tetap kencang dan halus. Selain itu, cokelat juga bisa menggantikan kopi bagi yang tidak bisa minum kopi karena kopi membuat perut iritasi.

5. Mayones
Mayones mengandung vitamin E yang berguna untuk menetralkan metabolisme. Banyak sekali dokter yang merkomendasikan salad diolesi mayones setidaknya 2 sampai 3 kali seminggu. Mayones juga banyak mengandung minyak sayur yang ampuh untuk mencegah penyakit jantung.

6. Bir
Aturan dalam minum bir perlu diperhatikan dari segi kesehatan maupun agama. Apalagi jika kamu seorang karyawan yang bekerja di bank dan berkutat dengan transaksi finansial perbankan. Di dalam bir, terkandung asam sitrat yang mengalahkan segalanya. Asam sitrat dalam bir dapat mencegah penyakit batu ginjal yang sering menyerang karyawan yang lama duduk tanpa banyak minum. Selain itu, vitamin C dan asam folat juga berguna untuk memperkuat tubuh.

Wah Ternyata Minum Kopi Bisa Perpanjang Umur Kita!

Kabar baik buat kamu yang termasuk pecinta kopi. Berdasarkan hasil dua riset terbaru, kopi dinilai dapat memperpanjang usia. Hasil dari penelitian ini mendapatkan bahwa minum secangkir kopi akan mengurangi resiko kematian dini karena berbagai sebab. Kopi juga dinilai dapat menurunkan kemungkinan kematian akibat masalah pencernaan. Wuih! Dapat lagi deh alasan buat meneruskan seruput minuman paling populer sedunia.

Riset tersebut juga menemukan bahwa manfaat kopi lebih besar dapat dirasakan pada pria daripada wanita. Riset yang dilakukan pada setengah juta orang di Eropa ini menemukan bahwa pria yang minum tiga cangkir kopi per hari memiliki kemungkinan 18 persen lebih kecil meninggal karna berbagai sebab dibandingkan dengan yang tidak meminum kopi.

Sedangkan untuk wanita, angka perbandingan kematian lebih cepat antara peminum kopi dan bukan peminum kopi hanya 8 persen.

Dari data di atas, menurut perhitungan Sir David Spiegelhalter, seorang Winton Profesor di University of Cambridge Public Understanding of Risk, kebiasaan meminum satu cangkir kopi per hari akan memperpanjang usia rata-rata pria sebanyak tiga bulan, sedangkan pada wanita satu bulan.

Para peneliti di AS juga mendapati temuan yang sama pada percobaan ke 185.855 orang dari berbagai latar belakang etnis berbeda. Hasilnya adalah, mereka yang minum dua atau tiga cangkir kopi tiap hari memiliki pengurangan 18 persen risiko kematian. Mereka juga meyakini bahwa senyawa antioksidan yang ada dalam kopi lah yang dapat memberi efek umur lebih panjang.

Pada penelitian-penelitian yang sebelumnya, didapati bahwa minum kopi bisa mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes, penyakit hari, dan beberapa jenis kanker.

Pada penelitian di AS dilakukan ke masyarakat dengan berbagai latar belakang etnik, ini dilakukan karena setiap etnik memiliki kebiasaan gaya hidup dan risiko penyakit yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang yang minum secangkir kopi setiap hari memiliki kemungkinan meninggal 12 persen lebih kecil dibandingkan dengan yang tidak minum kopi. Kemungkinan itu bisa menjadi 18 persen bila kopi yang diminum dalam sehari berjumlah dua atau tiga cangkir.