Wah Ternyata Minum Kopi Bisa Perpanjang Umur Kita!

Kabar baik buat kamu yang termasuk pecinta kopi. Berdasarkan hasil dua riset terbaru, kopi dinilai dapat memperpanjang usia. Hasil dari penelitian ini mendapatkan bahwa minum secangkir kopi akan mengurangi resiko kematian dini karena berbagai sebab. Kopi juga dinilai dapat menurunkan kemungkinan kematian akibat masalah pencernaan. Wuih! Dapat lagi deh alasan buat meneruskan seruput minuman paling populer sedunia.

Riset tersebut juga menemukan bahwa manfaat kopi lebih besar dapat dirasakan pada pria daripada wanita. Riset yang dilakukan pada setengah juta orang di Eropa ini menemukan bahwa pria yang minum tiga cangkir kopi per hari memiliki kemungkinan 18 persen lebih kecil meninggal karna berbagai sebab dibandingkan dengan yang tidak meminum kopi.

Sedangkan untuk wanita, angka perbandingan kematian lebih cepat antara peminum kopi dan bukan peminum kopi hanya 8 persen.

Dari data di atas, menurut perhitungan Sir David Spiegelhalter, seorang Winton Profesor di University of Cambridge Public Understanding of Risk, kebiasaan meminum satu cangkir kopi per hari akan memperpanjang usia rata-rata pria sebanyak tiga bulan, sedangkan pada wanita satu bulan.

Para peneliti di AS juga mendapati temuan yang sama pada percobaan ke 185.855 orang dari berbagai latar belakang etnis berbeda. Hasilnya adalah, mereka yang minum dua atau tiga cangkir kopi tiap hari memiliki pengurangan 18 persen risiko kematian. Mereka juga meyakini bahwa senyawa antioksidan yang ada dalam kopi lah yang dapat memberi efek umur lebih panjang.

Pada penelitian-penelitian yang sebelumnya, didapati bahwa minum kopi bisa mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes, penyakit hari, dan beberapa jenis kanker.

Pada penelitian di AS dilakukan ke masyarakat dengan berbagai latar belakang etnik, ini dilakukan karena setiap etnik memiliki kebiasaan gaya hidup dan risiko penyakit yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang yang minum secangkir kopi setiap hari memiliki kemungkinan meninggal 12 persen lebih kecil dibandingkan dengan yang tidak minum kopi. Kemungkinan itu bisa menjadi 18 persen bila kopi yang diminum dalam sehari berjumlah dua atau tiga cangkir.